, ,

Gubernur Sumut perjuangkan kawasan Danau Toba jadi KEK Pariwisata

oleh -1268 Dilihat

Medan – Gubernur Sumut perjuangkan Gubernur Sumatera Utara (Sumut), H. Ijeck Fadly Nurzal, tengah gencar memperjuangkan agar kawasan Danau Toba ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.

Langkah ini dianggap strategis untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan menjadikan Danau Toba ini

Gubernur Sumut perjuangkan
Gubernur Sumut perjuangkan

Baca Juga : Presiden Argentina Javier Milei Dilempari Batu, Rakyat Protes Skandal Korupsi

Dalam beberapa pertemuan dengan pemerintah pusat, Gubernur menyampaikan bahwa Danau Toba memiliki potensi luar biasa dari sisi keindahan alam, budaya, dan sejarah.

Usulan ini sudah didiskusikan bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Kami ingin kawasan Danau Toba mendapat perlakuan khusus seperti KEK Mandalika dan KEK Likupang,” ujar Ijeck dalam forum ekonomi daerah, Jumat (29/8/2025).

Menurutnya, KEK adalah instrumen konkret untuk menarik investor global masuk ke sektor pariwisata Sumatera Utara.

 Kawasan yang diusulkan sebagai KEK meliputi beberapa titik strategis di sekitar Danau Toba, seperti Balige, Parapat, dan Tuk Tuk Siadong.

Pemerintah provinsi telah menyiapkan dokumen studi kelayakan dan naskah akademik sebagai syarat awal pengajuan KEK kepada Dewan Nasional KEK.

 Gubernur Sumut mengatakan, penetapan KEK akan mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung seperti jalan, bandara, dermaga, hingga jaringan listrik dan air bersih.

Ia juga menyebut bahwa pemerintah provinsi siap memberikan kemudahan regulasi dan tata ruang, agar investor bisa segera menanamkan modalnya.

Kami ingin KEK ini tidak hanya memberi manfaat bagi pengusaha, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal,” tegasnya.

Gubernur menyatakan bahwa keterlibatan masyarakat adat dan pelaku UMKM akan menjadi komponen wajib dalam pengembangan KEK ini.

Sejumlah pengusaha nasional dan internasional sudah menyatakan minat untuk berinvestasi jika Danau Toba resmi menjadi KEK.

 Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Sumut, Rini Marlina, menambahkan bahwa KEK akan memberi insentif pajak, bebas bea masuk, dan kemudahan izin usaha.

Pemerintah daerah juga akan mengembangkan wisata budaya Batak, pertunjukan seni, dan paket tur sejarah yang bisa menarik wisatawan mancanegara.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.